Pasar bunga Rawa Belong, Jakarta. Seperti namanya ini adalah
pasar khusus bunga dan lokasinya ada di Rawa Belong, untuk mengakses ke pasar
ini sendiri cukup mudah, kita bisa menggunakan KRL Jabodetabek dan turun di
stasiun Palmerah, nah dari stasiun bisa langsung pakai jasa ojek online tidak
mahal ko hanya kisaran 5000 sampai 7000 rupiah saja tergantung kondisi lalu
lintas saat itu atau bisa memakai angkutan kota M11, untuk memakai angkutan
kota kita harus jalan terlebih dahulu kedalam pasar dan setelah turun dari
angkutan kota kita harus berjalan kaki untuk sampai ke pasar bunganya, jarak
yang ditempuh pun tidak terlalu jauh.
Pasar bunga Rawa Belong ini terbagi menjadi dua bagian yang
satu khusus menjual karangan bunga besar, janur, dan daun-daun hiasan yang
besar. Sedangkan yang satunya lagi khusus menjual bunga potong yang ukurannya
lebih kecil untuk dijadikan karangan bunga. Tetapi pasar bunga ini tidak hanya
menyediakan karangan bunga siap antar saja, kebanyakan penjual disini menjual
bunga potong yang akan digunakan untuk menjadi karangan bunga dipenjual yang
lebih kecil, istilahnya para penjual bunga di pasar ini merupakan agen penyedia
bunga potong untuk para penjual karangan bunga.
Bunga yang dijual disini bermacam-macam, ada yang lokal da
nada yang import. Komoditas lokal yang banyak di jual disini adalah aster,
mawar, krisan, peacock, gerbera,
sedap malam, bunga matahari, anggrek dan masih banyak lagi dengan beragam warna
dan varietas dari tiap jenisnya. Sedangakan untuk bunga import ada lily dan baby breath untuk komoditi yang paling
banyak dan laris.
Penjual disini biasanya mendapatkan bunga dari satu sumber
yang sama atau dari kebun miliknya sendiri, tempatnya bisa dari Puncak Bogor,
Lembang Bandung, dan Malang sedangkan untuk bunga import biasanya didapatkan
dari negeri di Eropa sana. Penjual tinggal bersaing bagaimana memajangkan bunga
nya supaya terlihat menarik dan umur simpan bunga yang panjang, karena untuk
masalah harga sendiri di pasar bunga ini menjual dengan harga yang relatif sama
jikalau ada yang berbeda pun tidak terlampau jauh bedanya. Sedangkan untuk
konsmennya datang bukan hanya dari pembeli domestik tetapi juga dari luar
negeri, saat saya kesana untuk membeli bunga peacock saya bertemu turis asing dari Jepang dan Eropa. Menurut
sang penjual memang sudah biasa ada orang asing yang sengaja membeli bunga di
pasar itu, jadi untuk masalah eksport biasanya ditangani oleh pembeli sedangakn
penjual tinggal menyediakan bunga saja dan tentu harganya pun berbeda.
Saya membeli bunga peacock
ungu di pasar itu, dan ternyata semua bunga yang di jual oleh abang penjual itu
dia tanam sendiri di kebun miliknya yang ada di Puncak Bogor dan Lembang, usul
punya cerita dalam sehari abang penjual ini dapat meraup keuntung ratusan ribu
hingga jutaan rupiah perharinya tergantung seberapa ramainya pembeli dan abang
penjual ini berdoa supaya banyak yang menikah dan wisuda karena penjualannya
naik saat ada momentum tersebut.
Saya pun bertanya bagaimana caranya supaya bunga nya tahan
lama dan tidak rontok, abang nya hanya berkata “rendam saja mba tangkainya di
air, bila perlu daunnya di petik dan sisakan sedikit saja, dan jangan kena
panas karna nanti bunganya cepat layu”, wah ternyata mudah juga ya saya pikir
ada teknik khusus atau sejenisnya supaya bunganya lebih tahan lama tapi menurut
pengalaman abang penjual ini bahwa pemberian larutan gula untuk merendam bunga
pun tidak terlalu berpengaruh pada keawetan bunga lalu jika di taruh di freezer pun itu hanya untuk penyimpanan
sementara saja, jika sudah di keluarkan dari freezer ya bunga akan tetap layu begitu tutur dari abang sang
penjual.
Bunga peacock yang
saya beli ini seharga 15 ribu rupiah ada belasan hingga puluhan dalam satu
ikatnya dan bunganya banyak, saya suka karna warna nya cantik, warna ungu
dengan putih dibagian tengahnya. Kelopak bunganya homogen dan ukurannya kecil
serta bergerombol. Bunga ini ada tiga warna yaitu putih, ungu, dan ungu
kemerahan atau magenta. Bunga ini bisa bertahan sampai tujuh hari hingga dia
mekar sempurna dan kemudian mengering. Katanya bunga peacock ungu itu melambangkan kesehatan, kekuatan dan panjang umur.
Jadi bunga ini ku bagikan kepada orang-orang disekitar ku dengan harapan mereka
akan tetap sehat, kuat dan panjang umur. Aamiin.
Nah ini dia cerita singkat tentang pasar bunga Rawa Belong,
tempat ini patut dikunjungi oleh kalian kalian yang senang bunga potong atau
sedang butuh bunga potong. Kualitasnya bagus dan harganya terjangkau. Aku
berencana untuk datang ke pasar ini lagi bukan hanya untuk membeli bunga tapi
banyak inspirasi untuk memotret bunganya yang warna warni.
Terima kasih karena sudah meluangkan waktunya untuk membaca
tulisan ku ini. Sampai jumpa di kesempatan berikutnya dengan cerita yang
lainnya.
Salam
No comments:
Post a Comment