Monday, August 7, 2017

Pasar Bunga Rawa Belong



Pasar bunga Rawa Belong, Jakarta. Seperti namanya ini adalah pasar khusus bunga dan lokasinya ada di Rawa Belong, untuk mengakses ke pasar ini sendiri cukup mudah, kita bisa menggunakan KRL Jabodetabek dan turun di stasiun Palmerah, nah dari stasiun bisa langsung pakai jasa ojek online tidak mahal ko hanya kisaran 5000 sampai 7000 rupiah saja tergantung kondisi lalu lintas saat itu atau bisa memakai angkutan kota M11, untuk memakai angkutan kota kita harus jalan terlebih dahulu kedalam pasar dan setelah turun dari angkutan kota kita harus berjalan kaki untuk sampai ke pasar bunganya, jarak yang ditempuh pun tidak terlalu jauh.




Pasar bunga Rawa Belong ini terbagi menjadi dua bagian yang satu khusus menjual karangan bunga besar, janur, dan daun-daun hiasan yang besar. Sedangkan yang satunya lagi khusus menjual bunga potong yang ukurannya lebih kecil untuk dijadikan karangan bunga. Tetapi pasar bunga ini tidak hanya menyediakan karangan bunga siap antar saja, kebanyakan penjual disini menjual bunga potong yang akan digunakan untuk menjadi karangan bunga dipenjual yang lebih kecil, istilahnya para penjual bunga di pasar ini merupakan agen penyedia bunga potong untuk para penjual karangan bunga.
Bunga yang dijual disini bermacam-macam, ada yang lokal da nada yang import. Komoditas lokal yang banyak di jual disini adalah aster, mawar, krisan, peacock, gerbera, sedap malam, bunga matahari, anggrek dan masih banyak lagi dengan beragam warna dan varietas dari tiap jenisnya. Sedangakan untuk bunga import ada lily dan baby breath untuk komoditi yang paling banyak dan laris.
Penjual disini biasanya mendapatkan bunga dari satu sumber yang sama atau dari kebun miliknya sendiri, tempatnya bisa dari Puncak Bogor, Lembang Bandung, dan Malang sedangkan untuk bunga import biasanya didapatkan dari negeri di Eropa sana. Penjual tinggal bersaing bagaimana memajangkan bunga nya supaya terlihat menarik dan umur simpan bunga yang panjang, karena untuk masalah harga sendiri di pasar bunga ini menjual dengan harga yang relatif sama jikalau ada yang berbeda pun tidak terlampau jauh bedanya. Sedangkan untuk konsmennya datang bukan hanya dari pembeli domestik tetapi juga dari luar negeri, saat saya kesana untuk membeli bunga peacock saya bertemu turis asing dari Jepang dan Eropa. Menurut sang penjual memang sudah biasa ada orang asing yang sengaja membeli bunga di pasar itu, jadi untuk masalah eksport biasanya ditangani oleh pembeli sedangakn penjual tinggal menyediakan bunga saja dan tentu harganya pun berbeda.
Saya membeli bunga peacock ungu di pasar itu, dan ternyata semua bunga yang di jual oleh abang penjual itu dia tanam sendiri di kebun miliknya yang ada di Puncak Bogor dan Lembang, usul punya cerita dalam sehari abang penjual ini dapat meraup keuntung ratusan ribu hingga jutaan rupiah perharinya tergantung seberapa ramainya pembeli dan abang penjual ini berdoa supaya banyak yang menikah dan wisuda karena penjualannya naik saat ada momentum tersebut.



Saya pun bertanya bagaimana caranya supaya bunga nya tahan lama dan tidak rontok, abang nya hanya berkata “rendam saja mba tangkainya di air, bila perlu daunnya di petik dan sisakan sedikit saja, dan jangan kena panas karna nanti bunganya cepat layu”, wah ternyata mudah juga ya saya pikir ada teknik khusus atau sejenisnya supaya bunganya lebih tahan lama tapi menurut pengalaman abang penjual ini bahwa pemberian larutan gula untuk merendam bunga pun tidak terlalu berpengaruh pada keawetan bunga lalu jika di taruh di freezer pun itu hanya untuk penyimpanan sementara saja, jika sudah di keluarkan dari freezer ya bunga akan tetap layu begitu tutur dari abang sang penjual.
Bunga peacock yang saya beli ini seharga 15 ribu rupiah ada belasan hingga puluhan dalam satu ikatnya dan bunganya banyak, saya suka karna warna nya cantik, warna ungu dengan putih dibagian tengahnya. Kelopak bunganya homogen dan ukurannya kecil serta bergerombol. Bunga ini ada tiga warna yaitu putih, ungu, dan ungu kemerahan atau magenta. Bunga ini bisa bertahan sampai tujuh hari hingga dia mekar sempurna dan kemudian mengering. Katanya bunga peacock ungu itu melambangkan kesehatan, kekuatan dan panjang umur. Jadi bunga ini ku bagikan kepada orang-orang disekitar ku dengan harapan mereka akan tetap sehat, kuat dan panjang umur. Aamiin.
Nah ini dia cerita singkat tentang pasar bunga Rawa Belong, tempat ini patut dikunjungi oleh kalian kalian yang senang bunga potong atau sedang butuh bunga potong. Kualitasnya bagus dan harganya terjangkau. Aku berencana untuk datang ke pasar ini lagi bukan hanya untuk membeli bunga tapi banyak inspirasi untuk memotret bunganya yang warna warni.
Terima kasih karena sudah meluangkan waktunya untuk membaca tulisan ku ini. Sampai jumpa di kesempatan berikutnya dengan cerita yang lainnya.

Salam


No comments:

Post a Comment